Andrew A. Navara
Pages
Beranda
Daftar Isi
Cerbung
Cerpen
FF
Quotes
Karya
Profil
Contact
Andrew A. Navara
About Me
Unknown
Lihat profil lengkapku
Labels
Antologi Andrew Arwind Bersama Penulis/Pengarang Lainnya
(18)
Cerbung
(20)
Cerpen
(6)
Diskusi Group Inspirasi-Ku
(14)
FF
(40)
Karya Andrew A. Navara
(20)
Malaikat Cermin
(2)
Negeri 1980
(6)
Quotes
(79)
Tentangnya
(3)
World in Comedy
(11)
Blog Archive
▼
2018
(35)
►
September
(5)
►
Agustus
(1)
►
Juli
(1)
►
Juni
(1)
►
April
(1)
►
Maret
(4)
▼
Februari
(14)
Kau
Menerima Adalah Cara Terbaik
World In Comedy - Part 7: Bersabarlah
Mungkin
Romantisme
Tentang Bagaimana
... yang Bernyawa Akan-lah Mati
Lantas Mengapa?
Hanyalah Engkau dan engkau
Penilaian Orang Lain
Jika Saja Malam
Lelaki Malang, Lelaki Sial
Mengapa Ingatan Itu Terbuka?
APA
►
Januari
(8)
►
2017
(29)
►
November
(6)
►
Oktober
(6)
►
September
(5)
►
Juli
(2)
►
Juni
(3)
►
Mei
(4)
►
April
(1)
►
Januari
(2)
►
2016
(35)
►
Desember
(1)
►
Oktober
(3)
►
September
(9)
►
Juli
(3)
►
Juni
(3)
►
Mei
(4)
►
Maret
(2)
►
Februari
(9)
►
Januari
(1)
►
2015
(19)
►
Desember
(4)
►
November
(6)
►
Oktober
(2)
►
September
(2)
►
Agustus
(1)
►
Juli
(2)
►
Maret
(1)
►
Februari
(1)
►
2014
(20)
►
November
(1)
►
Oktober
(1)
►
September
(1)
►
Juli
(1)
►
April
(3)
►
Maret
(2)
►
Februari
(10)
►
Januari
(1)
►
2013
(41)
►
Desember
(5)
►
November
(3)
►
Oktober
(1)
►
September
(14)
►
Agustus
(18)
Diberdayakan oleh
Blogger
.
Followers
Facebook
Twitter
Minggu, 18 Februari 2018
di
1:34:00 AM
|
By:
Unknown
Menerima Adalah Cara Terbaik
Menerima adalah cara terbaik.
Sebab menolak atau enggan menerimanya,
adalah suatu dosa pada apa yang sudah diberikan/dititipkan
pada kita oleh Allah SWT.
-Andrew A. Navara-
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cari:
Translate
Blog Archive
▼
2018
(35)
►
September
(5)
►
Agustus
(1)
►
Juli
(1)
►
Juni
(1)
►
April
(1)
►
Maret
(4)
▼
Februari
(14)
Kau
Menerima Adalah Cara Terbaik
World In Comedy - Part 7: Bersabarlah
Mungkin
Romantisme
Tentang Bagaimana
... yang Bernyawa Akan-lah Mati
Lantas Mengapa?
Hanyalah Engkau dan engkau
Penilaian Orang Lain
Jika Saja Malam
Lelaki Malang, Lelaki Sial
Mengapa Ingatan Itu Terbuka?
APA
►
Januari
(8)
►
2017
(29)
►
November
(6)
►
Oktober
(6)
►
September
(5)
►
Juli
(2)
►
Juni
(3)
►
Mei
(4)
►
April
(1)
►
Januari
(2)
►
2016
(35)
►
Desember
(1)
►
Oktober
(3)
►
September
(9)
►
Juli
(3)
►
Juni
(3)
►
Mei
(4)
►
Maret
(2)
►
Februari
(9)
►
Januari
(1)
►
2015
(19)
►
Desember
(4)
►
November
(6)
►
Oktober
(2)
►
September
(2)
►
Agustus
(1)
►
Juli
(2)
►
Maret
(1)
►
Februari
(1)
►
2014
(20)
►
November
(1)
►
Oktober
(1)
►
September
(1)
►
Juli
(1)
►
April
(3)
►
Maret
(2)
►
Februari
(10)
►
Januari
(1)
►
2013
(41)
►
Desember
(5)
►
November
(3)
►
Oktober
(1)
►
September
(14)
►
Agustus
(18)
Popular Posts
World In Comedy - Part 6 : Kita Memang Beda. Namun,
(Oleh: Andrew A. Navara) Pukul 16.55 WIB, 23 Maret 2016. Seseorang laki-laki yang duduk di sebelah saya berbicara tentang SABAR. Sa...
World In Comedy - Part 5 : Barang Kali Ia Lupa
(Oleh: Andrew A. Navara) Macam Komunis!! Memperlakukan manusia tak sewajarnya. Mencaci hingga tak peduli hati yang dicaci menja...
Semoga Kita Dipertemukan (Ramadhan Lagi) Kembali OlehNya
Tak akan lagi terdengar suara yang bergantian membaca ayat per ayat setelah isya'. Bukan isya'…, lebih tepatnya setelah tarawih ...
Antologi 19
Nb: Karya yang sudah lama, dan baru terposting tahun ini. Antologi 19 Andrew Arwind bersama penulis lainnya. D...
Judge
Banyak yang mendjudge, tetapi banyak juga yang tak menahu siapa dirinya. Banyak yang bertanya mengapa orang bersikap demikian,
0001. Luka di Ujung Cinta
Deejay Supriyanto & Andrew A. Navara (Sebuah Kumpulan Cerpen) Terdapat: 6 Kumpulan Cerpen Oleh: Deejay Supriyanto 7 ...
Ini Tentang Burung
Kepakan sayapnya tak jua saja melepaskan darinya tempat yang menyekapnya sejak bertahun-tahun. Hidangan makanan yang tersaji cuman itu-...
Demikianlah....
Orang pintar adalah orang yang merasa bodoh. Sehingga tidak berhenti membaca dan belajar. - Buya Hamka – Setinggi apapun, sebanyak...
Jiwa Yang Bernapas
Jiwa yang sedang bernapas sedang meletakkan tubuhnya. Melepas penat setelah beraktifitas. Tak semua. Sebab ada sebagian dari mereka mas...
Negeri 1980 - Part 2
Bila enggan menonton televisi. Banyak cara yang bisa dilakukan di zaman itu. Melalui siaran di radio. Radio selalu ada disetiap rumah, ...
Texts
Blogger Tricks
.
Another Templates
Download
0 komentar:
Posting Komentar