Bila
enggan menonton televisi. Banyak cara yang bisa dilakukan di zaman itu. Melalui
siaran di radio. Radio selalu ada disetiap rumah, walapun tidak semuanya. Radio
zaman dulu masih menggunakan bataery ukuran tanggung dan ada pula yang
berukuran battery besar. Ahh.. sialnya…, sekarang tidak ada lagi ukuran battery
tanggung. Bagaimana tidak sial? Aku memiliki jam dinding di rumah yang hanya
bisa nyala bilamana diberi battery tanggung di dalamnya.
Andrew A. Navara
About Me
- Unknown
Labels
- Antologi Andrew Arwind Bersama Penulis/Pengarang Lainnya (18)
- Cerbung (20)
- Cerpen (6)
- Diskusi Group Inspirasi-Ku (14)
- FF (40)
- Karya Andrew A. Navara (20)
- Malaikat Cermin (2)
- Negeri 1980 (6)
- Quotes (79)
- Tentangnya (3)
- World in Comedy (11)
Diberdayakan oleh Blogger.
Followers
Langganan:
Postingan (Atom)
Cari:
Popular Posts
-
Tak akan lagi terdengar suara yang bergantian membaca ayat per ayat setelah isya'. Bukan isya'…, lebih tepatnya setelah tarawih ...
-
(Oleh: Andrew A. Navara) Pukul 16.55 WIB, 23 Maret 2016. Seseorang laki-laki yang duduk di sebelah saya berbicara tentang SABAR. Sa...
-
Nb: Karya yang sudah lama, dan baru terposting tahun ini. Antologi 19 Andrew Arwind bersama penulis lainnya. D...
-
Siapa yang tak kenal dengan Buya Hamka? Semua pasti kenal akan beliau. Berikut quote beliau yang terkumpul dalam goodreads yang say...
-
Jiwa yang sedang bernapas sedang meletakkan tubuhnya. Melepas penat setelah beraktifitas. Tak semua. Sebab ada sebagian dari mereka mas...
-
Lebih baik menulis dengan tulus, jujur akan hati. Bukan alih-alih ingin dipuji.
-
Kepakan sayapnya tak jua saja melepaskan darinya tempat yang menyekapnya sejak bertahun-tahun. Hidangan makanan yang tersaji cuman itu-...
-
Bila enggan menonton televisi. Banyak cara yang bisa dilakukan di zaman itu. Melalui siaran di radio. Radio selalu ada disetiap rumah, ...
-
(Oleh: Andrew A. Navara) Negeriku sungguh elok nian. Hamparan hijau rumput dan juga dedaunanan hijaunya. Tanahnya pun khas sekali aro...
Texts
Blogger Tricks
.

