Aku
tidak sedang menciptakan musuh. Namun musuh tercipta dengan sendirinya karena
apa yang telah dilihat dan dirasa pada apa yang kulakukan kepadanya.
Hati
sudah berhati-hati untuk memerikan rasa kepadanya, tetapi apa dikata? Tetap
saja, hati dikoyak olehnya. Didiamkan, malah menjadi. Didiamkan malah harga
diri diinjak dan terasa sekali harga diri tergadaikan. Aku tahu, bertindak sama
halnya dengan menujukkan kelemahan dan tidak akan menyelesaikan segalanya.
Namun, apa yang akan terjadi bila tidak ditindak.